Info CPNS

Seleksi Lanjutan Sekolah Kedinasan 2026: Tes di IPDN, STAN, hingga STIN

Lolos SKD sekolah kedinasan 2026? Ini tes lanjutan yang menunggu di IPDN, PKN STAN, Kemenhub, STIS, STMKG, dan STIN, plus jadwal dan cara menyiapkannya.

T
Tim PintuASN30 September 2026
๐Ÿ“– 5 menit baca๐Ÿ‘ 7 views
Seleksi Lanjutan Sekolah Kedinasan 2026: Tes di IPDN, STAN, hingga STIN

Hasil SKD sekolah kedinasan 2026 mulai diumumkan 1 Oktober, dan buat yang lolos, pertanyaan berikutnya langsung muncul: tes apa lagi yang menunggu? Jawabannya ada di seleksi lanjutan sekolah kedinasan 2026, tahap yang digelar langsung oleh kementerian atau lembaga pemilik sekolah. Di sinilah jalur tiap sekolah mulai berbeda jauh. Ada yang menguji matematika, ada yang menilai lari 12 menit, ada juga yang memeriksa ideologi dan kondisi jiwa.

Menurut jadwal yang dirilis BKN, seleksi lanjutan non-CAT berlangsung 11 sampai 28 Oktober 2026, sedangkan pengumuman kelulusan akhir keluar 21 Oktober sampai 1 November 2026. Artinya, jeda dari SKD ke tes berikutnya cuma sekitar dua minggu. Artikel ini merangkum tes lanjutan di enam sekolah kedinasan dengan kuota terbesar dan paling banyak dicari, supaya kamu bisa menyiapkan diri sejak hari ini.

Kapan Seleksi Lanjutan Sekolah Kedinasan 2026 Digelar?

Seleksi sekolah kedinasan tahun ini diatur lewat PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan, yang diundangkan 16 Juli 2026 (dikutip dari detikEdu, 19/7/2026). Aturan itu menyebut bentuk seleksi lanjutan disesuaikan dengan kebutuhan tiap sekolah, sehingga isinya bisa berupa tes kesehatan, kesamaptaan, psikotes, wawancara, sampai tes akademik atau kompetensi bidang.

BKN Kantor Regional Pekanbaru mencatat total kebutuhan tahun ini 4.770 kursi di sembilan sekolah. Jadwal nasionalnya seperti ini:

Jadwal di atas adalah rentang nasional. Tiap sekolah bisa punya tanggal sendiri di dalam rentang itu, bahkan ada yang tahap terakhirnya lewat dari November. Karena itu, setelah hasil SKD keluar, pantau terus portal resmi sekolah incaranmu.

Tes Lanjutan di 6 Sekolah Kedinasan Favorit

Rincian di bawah diambil dari pengumuman sekolah yang sudah terbit untuk 2026 dan dari pola seleksi yang dirangkum detikEdu (22/2/2026). Susunan persisnya tahun ini tetap harus kamu cocokkan dengan pengumuman resmi masing-masing sekolah.

IPDN (Kemendagri), 1.410 kursi

IPDN punya kuota terbesar tahun ini. Setelah SKD, calon praja menjalani Tes Kesehatan Tahap I yang biasanya digelar di Polda, lalu tes psikologi dan integritas. Tahap penutupnya disebut pantukhir (pemantauan akhir), berisi verifikasi dokumen, kesehatan lanjutan, kesamaptaan, pemeriksaan penampilan, dan wawancara. Karena banyak tahap bersifat gugur, satu kelalaian kecil seperti dokumen tidak lengkap bisa menghentikan langkahmu.

PKN STAN (Kemenkeu), 1.000 kursi

Di STAN, nilai akhir dihitung dari gabungan beberapa tes. Dikutip dari detikEdu (24/8/2026), Tes Potensi Akademik yang berisi soal verbal, numerik, dan figural berbobot 42 persen, Tes Bahasa Inggris 28 persen, tes kesehatan 15 persen, dan tes kebugaran 15 persen. Tes kebugarannya berupa lari 12 menit dan shuttle run. Ada juga tes psikologi yang tidak diberi bobot, tapi wajib memenuhi kriteria. Peserta lolos kalau peringkat nilai gabungannya masuk kuota.

Sekolah Kemenhub, 891 kursi

Sekolah-sekolah di bawah Kementerian Perhubungan umumnya menguji kesehatan, psikotes, Tes Kebugaran Jasmani Transportasi, wawancara, dan performance test. Tes fisiknya dirancang untuk pekerjaan di lapangan, dari pelabuhan sampai bandara, jadi latihan fisik rutin jauh lebih berguna daripada belajar kilat seminggu sebelum tes.

Polstat STIS (BPS), 564 kursi

STIS sudah merilis jadwal tentatifnya di portal SPMB. Tahap I adalah tes Matematika pada 14 sampai 15 Oktober 2026, Tahap II psikotes dan wawancara pada 21 sampai 24 Oktober 2026, lalu Tahap III kesehatan dan kebugaran pada 9 sampai 12 November 2026. Semuanya di kampus Politeknik Statistika STIS. Buat calon mahasiswa STIS, tes matematika ini penentu besar, jadi latihan soal hitungan perlu jalan dari sekarang.

STMKG (BMKG), 130 kursi

STMKG memakai Seleksi Kompetensi Bidang untuk tiga mata pelajaran: Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris. Setelah itu ada tes kesehatan, kebugaran, dan wawancara. Kuotanya kecil, sehingga selisih nilai tipis di tes akademik bisa menentukan siapa yang masuk.

STIN (BIN), 100 kursi

STIN dikenal dengan seleksi yang paling berlapis. Pola tahun sebelumnya mencakup seleksi psikologi, kesehatan fisik dan jiwa, kesegaran jasmani, tes mental ideologi, dan pantukhir. Selain kesiapan fisik, kamu perlu siap diwawancarai soal nilai kebangsaan dan latar belakang pribadi.

Kenapa Tes Setelah SKD Sering Jadi Penentu?

SKD menyaring peserta berdasarkan ambang batas dan peringkat. Tapi setelah itu, peserta yang tersisa biasanya punya nilai yang berdekatan. Di tahap ini, faktor seperti tinggi badan, kondisi kesehatan, daya tahan lari, atau hasil wawancara jadi pembeda. Di STAN misalnya, tes kesehatan dan kebugaran jika digabung menyumbang 30 persen nilai akhir. Angka itu cukup besar untuk membalik peringkat peserta yang nilai akademiknya mirip.

Ada juga tes yang sifatnya memenuhi syarat, bukan diberi skor. Tes psikologi STAN termasuk jenis ini. Nilai TPA setinggi apa pun tidak menolong kalau hasil psikologimu tidak memenuhi kriteria. Pola serupa berlaku di sekolah yang memakai sistem gugur per tahap, seperti IPDN.

Cara Menyiapkan Diri dalam Dua Minggu

Waktu antara pengumuman SKD dan seleksi lanjutan pendek, jadi fokus pada hal yang paling berdampak:

Kesalahan yang Sering Bikin Gugur

Banyak peserta gugur bukan karena tesnya berat, tapi karena hal teknis. Yang paling sering adalah melewatkan pengumuman jadwal atau lokasi, sehingga datang terlambat atau salah tempat. Kesalahan kedua adalah berkas yang tidak lengkap saat verifikasi, padahal ini bisa disiapkan jauh hari.

Kesalahan lain adalah menganggap remeh tes fisik. Peserta yang fokus belajar untuk SKD sering baru mulai lari seminggu sebelum tes kebugaran, dan hasilnya kurang maksimal. Terakhir, hati-hati dengan info jadwal dari akun tidak resmi. BKN berulang kali mengingatkan bahwa informasi seleksi hanya disampaikan lewat SSCASN, situs BKN, dan kanal resmi instansi.

Jadi, Apa yang Harus Kamu Lakukan Sekarang?

Pantau hasil SKD mulai 1 Oktober, lalu langsung buka pengumuman seleksi lanjutan sekolah incaranmu. Susun jadwal latihan fisik dan belajar untuk dua minggu ke depan, dan siapkan berkas sebelum diminta. Kalau kamu ingin melihat peta kuota semua sekolah, baca juga rincian 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026.

Buat yang belum lolos tahun ini, kemampuan SKD tetap jadi modal utama untuk seleksi berikutnya, termasuk CPNS. Kamu bisa mulai mengasahnya lewat tryout SKD di PintuASN, supaya tahun depan nilaimu lebih aman.

Sumber

#sekolah kedinasan 2026#seleksi lanjutan#skd sekolah kedinasan#ipdn#pkn stan#polstat stis#stmkg

Siap Latihan SKD CPNS Sekarang?

Coba simulasi tryout gratis yang 99% mirip sistem BKN. Analitik mendalam, ranking nasional, dan roadmap belajar terstruktur.

๐ŸŽฏ Coba Gratis Sekarang