Tahun ini ada 4.770 kursi yang diperebutkan lewat seleksi sekolah kedinasan. Angka formasi sekolah kedinasan 2026 itu tersebar di sembilan kementerian dan lembaga, dari IPDN yang paling banyak sampai Poltek SSN yang cuma menerima 50 orang. Kalau dibandingkan tahun lalu yang hanya 3.252 kursi, tambahannya lumayan terasa, sekitar 1.500 kursi lebih.
Kenapa ini perlu kamu perhatikan sekarang? Karena Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekolah kedinasan sedang berjalan sampai 7 Oktober 2026, dan hasilnya diumumkan bertahap mulai 1 Oktober. Buat kamu yang sedang ujian, adik atau saudara yang ikut, atau kamu yang sedang menyiapkan CPNS umum, peta kuota dan passing grade di bawah ini berguna untuk membaca seberapa ketat persaingannya.
Berapa Kuota Formasi Sekolah Kedinasan 2026 di Tiap Instansi?
Pemerintah menetapkan kebutuhan 4.770 calon ASN lewat jalur sekolah kedinasan tahun anggaran 2026. Pengumumannya mengacu pada Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tertanggal 12 Agustus 2026, dan pendaftarannya dibuka mulai 18 Agustus 2026 lewat portal SSCASN. Rincian kuotanya, seperti dikutip dari CNN Indonesia (20/8/2026), kalau diurutkan dari yang terbesar:
- IPDN (Kementerian Dalam Negeri): 1.410 kursi. Hampir sepertiga dari total kuota ada di sini.
- PKN STAN (Kementerian Keuangan): 1.000 kursi.
- Sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan: 891 kursi, dibagi ke 22 sekolah di bawah Kemenhub.
- Politeknik Statistika STIS (BPS): 564 kursi.
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan): 375 kursi.
- Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum): 250 kursi.
- STMKG (BMKG): 130 kursi.
- STIN (Badan Intelijen Negara): 100 kursi.
- Poltek SSN (Badan Siber dan Sandi Negara): 50 kursi.
Kalau dijumlah, angkanya pas 4.770. Tiga besar (IPDN, PKN STAN, dan Kemenhub) saja sudah menyerap 3.301 kursi atau hampir 70 persen dari total. Artinya, enam instansi lainnya berbagi sekitar 1.469 kursi saja.
Kuota Besar Belum Tentu Lebih Gampang
Banyak orang langsung menyimpulkan bahwa sekolah dengan kuota besar pasti lebih mudah ditembus. Belum tentu. Kuota besar biasanya dibarengi jumlah pendaftar yang juga besar, apalagi untuk nama yang sudah populer seperti IPDN dan PKN STAN. Yang menentukan ketat atau tidaknya adalah perbandingan kursi dengan jumlah pelamar, dan data itu baru bisa dibaca utuh setelah BKN atau instansi merilis rekap pendaftar.
Sebaliknya, sekolah dengan kuota kecil seperti Poltek SSN (50 kursi) atau STIN (100 kursi) juga tidak otomatis mustahil. Pelamarnya sering lebih tersaring karena syarat khusus dan tahap lanjutannya lebih spesifik. Jadi, daripada memilih hanya dari besar kecilnya angka, lebih masuk akal memilih dari kecocokan minat, syarat fisik, dan kesiapan kamu menjalani ikatan dinas setelah lulus.
Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026
Nilai ambang batas SKD tahun ini ditetapkan lewat Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026. Menurut Kompas (24/9/2026), peserta wajib mencapai minimal tiga angka ini sekaligus:
- TWK (Tes Wawasan Kebangsaan): 65 dari nilai maksimal 150.
- TIU (Tes Inteligensia Umum): 80 dari nilai maksimal 175.
- TKP (Tes Karakteristik Pribadi): 156 dari nilai maksimal 225.
Soalnya berjumlah 110 butir, terdiri dari 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP, dengan nilai kumulatif tertinggi 550. Satu hal yang sering terlupa: lolos passing grade di satu atau dua subtes saja tidak cukup. Kalau TIU kamu tinggi tapi TKP kurang satu poin dari 156, kamu tetap dinyatakan tidak memenuhi ambang batas. Ketentuan ini dikecualikan bagi peserta afirmasi dari daerah tertentu sesuai aturan yang berlaku.
Dari ketiganya, TKP biasanya jadi jebakan. Ambang batasnya 156 dari 225, atau sekitar 69 persen dari skor maksimal, dan setiap opsi jawaban punya bobot berbeda. Menjawab asal "yang paling baik" tanpa membaca konteks soal bisa membuat skor turun lebih cepat dari yang kamu kira.
Jadwal SKD dan Pengumuman Hasilnya
SKD sekolah kedinasan 2026 memakai sistem CAT BKN dan berlangsung 22 September sampai 7 Oktober 2026. BKN menyiapkan 36 titik lokasi ujian di berbagai daerah supaya peserta tidak perlu menempuh perjalanan jauh. Pada Senin sampai Kamis ada empat sesi ujian per hari, sementara hari Jumat hanya dua sesi, seperti dilaporkan detikEdu.
Setelah ujian, nilai diolah pada 27 September sampai 10 Oktober 2026. Pengumuman hasil SKD keluar bertahap per instansi pada 1 sampai 13 Oktober 2026. Peserta yang lolos lanjut ke tahap seleksi berikutnya yang diatur masing-masing sekolah, misalnya tes kesehatan, tes kesamaptaan, psikotes, atau wawancara. Detail tahapan dan jadwal lanjutan selalu cek di pengumuman resmi tiap instansi dan portal SSCASN, karena bisa berbeda antarsekolah.
Kesalahan yang Sering Terjadi Menjelang dan Saat SKD
Kesalahan pertama adalah salah membaca jadwal sesi. Karena Jumat hanya ada dua sesi, jam ujian di hari itu bisa berbeda dengan hari lain. Cek ulang kartu peserta, lokasi, dan jam kedatangan sehari sebelumnya, lalu siapkan dokumen yang diminta panitia supaya tidak tertahan di pintu masuk.
Kesalahan kedua adalah terlalu lama di soal TIU yang sulit. Dengan 110 soal, waktu kamu terbatas, jadi soal hitungan yang macet lebih baik ditandai dan dikerjakan belakangan. Kesalahan ketiga, percaya info "bocoran" atau link pendaftaran di luar kanal resmi. BKN sudah berkali-kali mengingatkan bahwa informasi rekrutmen ASN hanya sah kalau diumumkan lewat SSCASN dan kanal pemerintah, seperti dikutip Antara.
Apa Hubungannya dengan CPNS Umum 2026?
Per 23 September 2026, BKN belum mengumumkan pembukaan seleksi CPNS jalur umum 2026. Meski begitu, format SKD sekolah kedinasan dan CPNS umum sama-sama berbasis CAT BKN dengan tiga subtes TWK, TIU, dan TKP. Jadi, kalau kamu sedang menunggu CPNS umum, melihat passing grade sekdin tahun ini bisa jadi gambaran tipe soal dan tekanan waktu yang akan kamu hadapi, walaupun ambang batas CPNS umum ditetapkan lewat aturan tersendiri.
Jadi, Apa yang Harus Kamu Lakukan Sekarang?
Kalau kamu peserta sekdin yang belum ujian, fokuskan sisa waktu pada simulasi penuh 110 soal dengan batas waktu nyata, lalu evaluasi subtes mana yang paling sering di bawah ambang batas. Kalau sudah ujian, pantau pengumuman instansi masing-masing mulai 1 Oktober dan siapkan fisik untuk tahap lanjutan.
Buat kamu yang mengincar CPNS umum atau sekolah kedinasan tahun depan, mulai latihan sekarang jauh lebih enak daripada kebut semalam. Kamu bisa mencoba tryout SKD di PintuASN untuk mengukur posisi skor TWK, TIU, dan TKP kamu terhadap passing grade. Kalau mau membahas soal waktu, baca juga strategi manajemen waktu SKD.
Sumber
- CNN Indonesia, "Formasi dan Kuota Sekolah Kedinasan yang Buka Pendaftaran 2026", 20 Agustus 2026
- Tribunnews, "Daftar Formasi Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, Ada 4.770 Kuota, IPDN Paling Banyak", Agustus 2026
- BKN, "Kepala BKN: Pantau Jadwalnya, Pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2026 Dimulai 18 Agustus", Agustus 2026
- BKN Kanreg XII Pekanbaru, "Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal Seleksi dan 4.770 Formasi", 2026
- Kompas, "Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026, Cek Nilai Minimal TWK, TIU, dan TKP", 24 September 2026
- detikEdu, "Jadwal Sesi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Jangan Terlambat!", September 2026
- Zonautara, "Jadwal dan Sesi SKD Sekolah Kedinasan 2026 Dirilis", 21 September 2026
- Antara, "CPNS 2026 sudah dibuka? Ini penjelasan resmi BKN dan jadwal terbarunya", September 2026



