Kalau kamu suka hitung-hitungan dan penasaran sama sains, STIS vs STMKG sering jadi perbandingan pertama saat memilih sekolah kedinasan. Polstat STIS dibina Badan Pusat Statistik (BPS), sedangkan STMKG dibina Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dua-duanya gratis, ikatan dinas, dan lulusannya disiapkan jadi pegawai di instansi pembinanya. Tapi kuota, syarat nilai, sampai syarat fisiknya ternyata cukup beda.
Seleksi sekolah kedinasan 2026 sekarang sedang ada di tahap SKD, yang berjalan 22 September sampai 7 Oktober 2026. Jadi artikel ini berguna buat dua kelompok: yang sedang menunggu hasil tes, dan yang mau bersiap untuk seleksi tahun depan. Semua angka di bawah diambil dari data BKN dan pengumuman instansi yang dikutip media nasional, per 29 September 2026.
Gambaran Singkat: STIS dan STMKG Itu Sekolah Apa?
Politeknik Statistika STIS mencetak ahli statistik untuk BPS. Menurut ANTARA (5/8/2026), prodi yang dibuka tahun ini adalah Statistika dan Komputasi Statistik. Isinya banyak berurusan dengan data, survei, dan pemrograman, jadi cocok buat kamu yang betah di depan laptop mengolah angka.
STMKG atau Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyiapkan tenaga teknis BMKG. Dikutip dari detikSumut, STMKG 2026 membuka jenjang Sarjana Terapan (D-IV) dengan empat prodi: Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan Instrumentasi MKG. Pekerjaannya nanti dekat dengan pengamatan cuaca, iklim, gempa, dan alat ukurnya.
Dua sekolah ini sama-sama memakai SKD berbasis CAT BKN sebagai saringan utama, sama seperti tujuh sekolah kedinasan lain yang ikut seleksi nasional 2026.
Beda Kuota STIS vs STMKG 2026
Dari sisi kursi, jaraknya lumayan jauh. Data BKN Kantor Regional XII Pekanbaru (14/8/2026) mencatat total formasi sekolah kedinasan 2026 sebanyak 4.770 kursi di sembilan instansi. Polstat STIS mendapat 564 kursi, sementara STMKG mendapat 130 kursi.
Artinya kuota STIS kira-kira empat kali lipat STMKG. Tapi kuota besar belum tentu berarti lebih mudah, karena jumlah pendaftar juga ikut menentukan ketatnya persaingan. Sampai artikel ini ditulis, belum ada rilis resmi jumlah pendaftar per sekolah, jadi rasio keketatan belum bisa dihitung dengan pasti.
Syarat Masuk: Usia, Nilai, dan Fisik
Bagian ini yang paling sering bikin pelamar gugur di tahap administrasi, jadi cek pelan-pelan.
Syarat usia
STIS menerima pendaftar berusia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun. STMKG sedikit lebih longgar: minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 November 2026. Perhatikan tanggal acuannya, karena tiap sekolah menghitung usia per tanggal yang berbeda.
Syarat nilai
Di sini STIS lebih ketat. Pelamar jalur reguler wajib punya nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80 (skala 100) di ijazah, sedangkan jalur afirmasi minimal 70. Pengumuman STMKG 2026 yang dikutip media tidak mencantumkan nilai rapor atau ijazah minimum, jadi penentu kelulusannya ada di hasil tes.
Syarat fisik dan kesehatan
Kondisinya berbalik untuk urusan fisik. STIS tidak mencantumkan syarat tinggi badan, tapi pelamar tidak boleh buta warna, baik total maupun parsial. STMKG mensyaratkan tinggi minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, tidak buta warna, dan masih memperbolehkan kacamata dengan batas minus tertentu (sferis maksimal minus 4 dan silindris maksimal minus 2) asalkan bersedia LASIK dengan biaya sendiri kalau diterima.
Syarat yang sama di keduanya: belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan, serta bersedia terikat dinas setelah lulus.
Tahapan Seleksi dan Jadwalnya
Keduanya ikut jadwal seleksi nasional yang sama sampai tahap SKD. Menurut BKN, pendaftaran dibuka 18 sampai 30 Agustus 2026, SKD berlangsung 22 September sampai 7 Oktober 2026, seleksi lanjutan 11 sampai 28 Oktober, dan pengumuman akhir 21 Oktober sampai 1 November 2026. BKN juga mencatat 103.647 peserta lolos administrasi dan berhak ikut SKD di semua sekolah kedinasan.
Setelah SKD, jalurnya mulai berbeda. Di STIS, peserta masih harus melewati tes Matematika, psikotes dan wawancara, lalu tes kesehatan dan kebugaran. STIS juga membuka tiga jalur penerimaan: reguler, afirmasi untuk Orang Asli Papua, dan jalur kerja sama pemerintah daerah.
STMKG punya jadwal internal sendiri. Menurut detikSumut, SKB STMKG dijadwalkan 25 sampai 26 Oktober 2026, pengumuman akhir 18 sampai 19 November 2026, dan perkuliahan mulai 30 November 2026. Seleksi lanjutannya mencakup tes kesehatan, kebugaran, dan wawancara.
STIS atau STMKG, Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?
Tidak ada yang lebih baik secara mutlak. Yang ada, mana yang lebih pas dengan minat dan kondisi kamu.
- Condong ke STIS kalau kamu suka data, survei, dan coding, nilai Matematika dan Bahasa Inggris di ijazah sudah 80 ke atas, dan siap menghadapi tes Matematika tambahan setelah SKD.
- Condong ke STMKG kalau kamu tertarik pada cuaca, iklim, gempa, atau instrumen ukur, memenuhi syarat tinggi badan, dan siap ditempatkan di kantor BMKG di seluruh Indonesia.
Kalau usia kamu sudah 23 tahun, STIS otomatis tertutup dan STMKG jadi satu-satunya pilihan di antara keduanya. Sebaliknya, kalau tinggi badanmu di bawah syarat STMKG, STIS bisa jadi jalan yang lebih realistis.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memilih
Kesalahan pertama adalah memilih hanya karena kuota. Kuota STIS memang lebih besar, tapi syarat nilainya bisa langsung menggugurkan kamu di tahap administrasi kalau ijazahmu belum memenuhi. Cek dokumen dulu, baru hitung peluang.
Kesalahan kedua adalah mengabaikan syarat fisik dan kesehatan. Buta warna parsial sering tidak disadari sampai tes kesehatan, padahal kedua sekolah menolaknya. Periksakan mata sejak awal supaya tidak kaget di tahap akhir.
Kesalahan ketiga adalah meremehkan SKD. Walaupun tahap lanjutannya berbeda, semua pelamar tetap harus lolos SKD lebih dulu. Materi TWK, TIU, dan TKP-nya sama dengan tes CPNS, jadi latihan soal yang rutin tetap jadi modal utama.
Jadi, Apa yang Harus Kamu Lakukan Sekarang?
Kalau kamu sedang ikut SKD tahun ini, pantau pengumuman hasil yang keluar bertahap mulai 1 Oktober 2026 lewat kanal resmi SSCASN dan situs sekolahnya, lalu siapkan diri untuk tes lanjutan. Untuk STIS, latih lagi Matematika dasar sampai menengah. Untuk STMKG, jaga kebugaran dan cek kesehatan mata.
Kalau kamu menargetkan tahun depan, mulai dari yang bisa dikontrol sekarang: nilai rapor, kesehatan, dan kemampuan SKD. Kamu bisa mulai mengukur kemampuan lewat tryout SKD di PintuASN. Masih bingung memilih sekolah kedinasan lain? Baca juga perbandingan IPDN vs PKN STAN.
Sumber
- BKN Kanreg XII Pekanbaru, "Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal Seleksi dan 4.770 Formasi", 14 Agustus 2026
- BKN, "Dimulai Serentak Hari Ini, Prof. Zudan Pastikan Sistem CAT BKN Jamin Transparansi SKD Sekolah Kedinasan", September 2026
- ANTARA, "Cara masuk Polstat STIS 2026: Syarat, jurusan, tahapan seleksi, dan tips lolos", 5 Agustus 2026
- Kompas.com, "Syarat Daftar Sekolah Kedinasan STIS 2026 Milik BPS, Ada Syarat Rapor Minimal untuk 2 Mapel", 18 Agustus 2026
- detikSumut, "Pendaftaran STMKG 2026: Jadwal, Syarat Masuk, dan Cara Daftar", Agustus 2026



